Jl. Margonda No.15, Depok, Jawa Barat 16424 - Indonesia

Berapa Biaya Produksi Lagu Profesional di Indonesia?

January 6, 2026

Kenapa biaya produksi lagu bisa beda jauh?
Ada yang 2 juta, ada yang 20 juta, bahkan ratusan juta.

Ada keresahan yang dirasakan para musisi ketika lanjut garap musik ke studio rekaman. Biaya produksi lagu. Ya, itu yang dirasakan musisi dalam proses mencari studio rekaman.
Takut murah tapi zonk, mahal juga belum tentu oke. Belum dengan opini sana-sini yang membuat pikiran makin kacau.


Di luar itu musisi juga bingung apa saja yang sebenarnya dibayar. Recording? Mixing? Mastering? Datang ke studio saja lalu recording. Tapi kok hasilnya terasa mentah.
Atau rekaman di rumah lalu mixing di studio, katanya audio tidak memenuhi standar.
Bagaimana jika langsung mastering saja? Ah, AI juga bisa mastering. Tapi yakin hasilnya bakal nendang? Rasakan saja di monitoring speaker studio. Mana signal yang lemah tanpa grit, atau hitting right dengan tekstur.

“Lagian audiens ngga dengerin sedetail itu di speaker mereka.”

Yakinkah? Setelah lagu viral, nge-hits musisi bisa tidur dengan nyaman tanpa bertanya,

“Tau gini, dulu digarap serius sekalian.”

Lalu royalty masuk rekening baru remake versi standar industri tapi rilisan awal sudah terlanjur naik ke playlist top.

Semua ini perkara rasa, perihal taste. Di tulisan kali ini kami tidak menjual mimpi. Ini realita industri.

Kenapa Tidak Ada Harga Tunggal Produksi Lagu?

Apakah semua lagu tingkat kompleksitasnya sama?
Apa minimalis dan full production prosesnya akan sama?
Akankah lagu untuk demo di-treat sama dengan lagu untuk industri, radio, televisi?
Dan banyak pertanyaan lain yang bisa menjelaskan.

Setiap lagu punya kebutuhan berbeda. Dengan itu pula muncul treatment khusus untuk setiap lagu.
Bahkan lagu dengan preferensi sama bisa beda harga di lain studio karena ada hal yang memengaruhi seperti alat, pengalaman, team, engineer.
Full production di studio X bisa diselesaikan dengan 2 juta rupiah.
Tapi minimalis di studio Y harus mengeluarkan 15 juta rupiah.

Bukan bermaksud membuat makin bingung. Namun realitanya cara pembuatan lagu memang begitu.

Sedikit pencerahan kecil. Ini beberapa hal umum yang bisa memengaruhi biaya produksi lagu.
Genre, target market, dan tujuan rilis.

Genre, jika kita merujuk ke satu studio saja. Di studio yang sama pembuatan lagu minimalis seperti akustik bisa berbeda biaya dengan lagu full production seperti full band, electronic, atau bahkan orkestra.

Target market, lagu yang dirilis di platform tertentu seperti social media biasanya durasi hanya sekitar 1 menit. Lagu lain dirilis secara penuh di platform musik profesional yang bersaing langsung dengan industri. 2, 3, 5 menit durasi tergantung artisnya.

Tujuan rilis, apakah full untuk pendengar, atau untuk demo ke label? Atau untuk kepuasan pribadi?

Produksi lagu bukan sekadar rekaman doang. Banyak layer kerja di belakang itu.

Komponen Biaya Produksi Lagu Profesional

A. Konsultasi & Arah Produksi

  1. Menentukan konsep: referensi, style, hasil akhir suara. Engineer akan mendengarkan referensi yang musisi berikan untuk menyatukan visi. Style secara detail akan disampaikan musisi ke engineer. Hasil akhir ingin yang megah atau bertekstur, atau justru vintage. Engineer pengalaman akan menangani itu di awal.
  2. Menyelaraskan ekspektasi: harapan hasilnya akan seperti apa. Tanpa komunikasi yang jelas di awal musik yang dirilis bisa salah tempat. Niat untuk kepuasan pribadi dengan preferensi tertentu justru digarap sesuai selera pasar. Jangan sampai terjadi.
  3. Menghindari Revisi Mubazir: Guidelines di awal ini bisa menjadi do’s and don’ts. Arah produksi jadi semakin jelas.

Banyak studio melewatkan itu berakhir hasil tidak maksimal.

B. Songwriting & Arrangement

Ide mentah disampaikan musisi ke engineer atau producer. Dipetakan bersama-sama, seperti apa awalnya di mana klimaksnya. Ending yang melegakan atau menggantung. Durasi, itu juga bisa memengaruhi biaya produksi lagu karena semakin panjang semakin banyak energi yang dikeluarkan.

Penting untuk yang ingin rilis serius karena karya bukan sekadar tugas yang dikumpulkan lalu dinilai. Ini bisa menjadi representasi atau ekspresi yang tak ada parameter pasti. Namun yang dikerjakan dengan sadar akan berakhir “Ini dia yang ada di kepala saya selama ini”.

C. Recording

  1. Vocal: Penyanyi dengan perisapan matang bisa mengeluarkan energi di suaranya. Tak hanya nada namun juga rasa.
  2. Instrumen: Latihan berkali-kali sebelum masuk ke studio akan membantu proses rekaman. Retake yang tak perlu bisa dihindari.
  3. Take Management: Track apa dulu yang akan di-take. Siapa yang menjadi guide dan siapa yang menjadi pengiring diperhatikan. Dengan ini proses rekaman bisa tepat.

Namun rekaman cepat bukan berarti rekaman efektif. Kembali lagi yang direkam adalah rasa, bukan sekadar bunyi.

D. Producing

Producing adalah decision maker dalam hal artistik. Songwriting dan Recording bisa memberi arah jelas dalam perjalanan lagu. Namun kenikmatan perjalanan, keunikan perjalanan juga bisa menjadi hal yang nyantol di telinga pendengar. Tak heran jika ada lagu sederhana namun earworming.

Arah sudah jelas, namun arah juga tetap dijaga oleh producing dengan suasana yang tepat.

E. Mixing

Balance: Keseimbangan multitracks menjadi penentu. Musik ini akan menghentak atau mengalir. Lagu yang dilahirkan untuk mengalir tak mungkin perkusinya dari awal langsung menonjol. Seimbang tak berarti semua tingkat volume sama. Namun seimbang berdasarkan peran harmonisnya kepada niat awal lagu tercipta.

Space: Cipta ruang untuk semua instrumen yang ada. Apakah drum maju di depan, gitar kanan, piano kiri. Emulasi jarak dengan reverb dan delay menentukan vocal terdengar di depan wajah atau mengambang. Lagu yang jelas atau membius.

Translasi: Lagu terlahir di dunia tak hanya dinikmati dengan satu device. Ia kadang diputar di speaker profesional, kadang di hp dengan speaker kecil. Mono atau stereo punya andil masing-masing.

Semua itu memengaruhi biaya produksi lagu. Engineer yang andal memerhatikan hal itu.

F. Mastering

Loudness Streaming: Mastering dilakukan dengan standar tingkat kebisingan platform. Jadi output akan berbeda untuk streaming atau cd, audio atau disematkan juga di video.

Standar Platform Digital: Era ini platform menjadi media utama untuk mendengarkan lagu. Tiap platform punya standar masing-masing. Meski limiter dalam platform bisa mengatur semua lagu. Namun untuk kemudahan teknis studio pro akan memberikan semua jenis output.

Konsistensi Kualitas: Musik diputar di banyak jenis perangkat. Engineer pro akan memerhatikan nyawa tetap utuh di setiap jenis perangkat dan speaker.

Kisaran Biaya Produksi Lagu di Indonesia

Demo/Rough: Untuk lagu demo biasanya dikerjakan hingga visi lagu terdengar jelas, bisa dengan producer atau rekaman kasar dengan instrumen yang pokok saja. Seringkali mixing standar dan mastering secukupnya. Ini memakan biaya terendah dibanding kelas produksi lainnya.

Indie Serius: Kelas ini siap rilis digital. Digarap melibatkan semua komponen hingga mastering. Fokus disesuaikan dengan genre atau moodnya. Indie folk dibuat lembut, indie cadas dibuat nendang. Biaya yang dibutuhkan sesuai dengan kepuasan yang didapatkan. Siap bertanding di playlist.

Major/Global Standard: Taylor Swift, Michael Jackson, The Beatles, Elvis Presley, Madonna, Drake, BeyoncĂ©? Sebutkan artis favoritmu. Kira kira berapa biaya produksi lagu yang mereka keluarkan untuk produksi lagu? Bisa jadi bukan hanya studio yang dibayar. Namun juga soul dan energi producer, engineer, team yang bekerja dengannya. Tahap ini tak hanya perkara biaya teknis. Soul, vibe, hal abstrak lain juga terlibat. Tak heran di luar studio orang bisa bilang, “lagunya bukan gue banget, perasaan biasa aja, apanya yang spesial?”. Tapi kenapa mereka bisa berkelas seperti itu, punya taste sedalam itu? Sedangkan orang yang paham bisa bilang, “gila sih, nyampe ni orang”.

Satu kata. Value.

Skema Biaya di Dimulti Music

Opsi 1: Rp500.000 per Jam

Cocok untuk:

  • Konsultasi mendalam
  • Recording
  • Produksi bertahap
  • Klien yang ingin fleksibel

Sudah mencakup seluruh layanan produksi musik. Ingin recording saja, mixing saja, mastering saja? Apapun bisa dikerjakan sesuai kebutuhan jam kerja.

Opsi 2: Harga Paket per Project

Cocok untuk:

  • Lagu rilis resmi
  • Deadline jelas
  • Target kualitas tertentu
  • Major label
  • Klien yang ingin produksi maksimal

Keunggulan:

  • Budget lebih terkontrol
  • Scope jelas
  • Fokus ke hasil, bukan hitung jam

Harga disepakati di awal, bukan di tengah jalan. Tak ada lagi pertimbangan mendang-mending.

Kenapa Produksi Murah Sering Berujung Mahal?

Revisi berulang: Tanpa ada guidelines di awal bisa menimbulkan revisi berulang. Revisi yang berulang bisa memakan waktu dan energi. Waktu dan energi yang lebih memaksa budget juga membengkak.

Mixing ulang: Perlunya memerhatikan nyawa lagu akan didesain seperti apa. Nyawa lagu yang sudah ditentukan sebelumnya membantu mixing menemukan arahnya. Tanpa itu mixing ulang menambah biaya produksi lagu.

Ganti studio: Mengapa ada harga paket per project. Proses tak perlu meraba. Tak perlu pindah studio. Semua ditangani dipahami sejak awal dengan visi sama. Berpindah studio menemukan environment dan standar berbeda. Beda hasil, beda harga, beda waktu, beda mood, bengkak biaya.

Lagu tidak terpakai: Visi yang kurang jelas, pengerjaan yang lompat-lompat. Arah berantakan, tak ada budgeting jelas. Jelas pula lagu berujung tak terpakai. Karena hasil tak sesuai visi, ekspektasi jadi angan. Tak terealisasi, uang hanya untuk teknis yang berujung hasil nanggung tak terpakai.

Murah itu soal angka. Mahal itu soal hasil.

Pengalaman Nyata

Kami merasa senang mendapatkan kesempatan untuk mengerjakan lagu major label seperti Novia Bachmid – Ya Lla, Get It Wrong. Artis jebolan Indonesian Idol seperti Yoda, Dion, Prada Satria. Dan artis kelas nasional lainnya.

Muncul ide, produksi, kirim ke major label untuk demo kami dipakai artist label hal yang bisa kami lakukan.

Pernah dengar Grammy Awards? Ya, kami pernah menjadi bagian dari produksi lagu pemenangnya. Lecrae di album Church Clothes 4 kami link-up dengan producernya.

Artis lokal, internasional? Perusahaan? Kami have fun dengan ratusan project semenjak bertahun lalu. Producer dan engineer kami berpengalaman menangani dari lagu smooth ke cadas, single ke album, akustik ke rock, edm ke dangdut, r&b ke hip-hop, iklan ke jingle, ambience ke scoring, dan banyak lainnya.

Standar kerja kami sama. Siapapun kliennya. No flexing, just creative.

Siapa yang Cocok Produksi di Dimulti Music?

  • Musisi indie yang serius
  • Artis yang ingin rilis profesional
  • Content Creator yang butuh kualitas audio kuat
  • Label/Manajemen/A&R
  • Perusahaan, Institusi
  • PH Film
biaya produksi lagu

Menciptakan dan Mewujudkan

Setiap lagu punya kebutuhan berbeda. Kami lebih suka ngobrol dulu sebelum bicara angka.

Konsultasi gratis.
Bisa bahas skema biaya produksi lagu per jam atau paket full project.

Kami bangga jika menjadi bagian dari musisi, perusahaan tim kreatif dalam mewujudkan karya berikutnya.